Membangun Narasi Pariwisata Tomohon: Lebih dari Sekadar Promosi
![]() |
| Pengurus BPPD rapat bersama Wali kota dan Sekot kota Tomohon |
Bertempat di kediaman Wali Kota Tomohon, Bapak Carrol J.A. Senduk, saya bersama rekan-rekan pengurus Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kota Tomohon duduk bersama untuk mendiskusikan masa depan pariwisata kota Tomohon.
Sebagai bagian dari stakeholder pariwisata, fokus kami jelas, membawa Tomohon ke panggung dunia sesuai visi pemerintah saat ini. Salah satu agenda besar yang kami bahas untuk dipersiapkan adalah Tomohon International Flower Festival (TIFF) pada tanggal 8 Agustus 2026 mendatang.
Namun, bagi saya, mempromosikan potensi wisata kota Tomohon saja tidaklah cukup, perlindungan akan sumber daya alam juga harus sejalan.
Pariwisata dan Napas Lingkungan
Oleh karena itu, di sela-sela pembahasan mengenai promosi di JIEXPO Jakarta bulan Mei nanti, saya menyelipkan sebuah keresahan yang menurut saya sangat krusial, yakni perlindungan sumber air Kalimpesan di Paslaten Dua.
Saya menyampaikan kepada Bapak Wali Kota bahwa untuk ancaman sampah plastik di area sumber air belum ada solusi yang pasti. Berbagai upaya sudah dilakukan, tapi belum cukup. Masih perlu tindakan lanjutan untuk membersihkan area sumber air dari sampah dan butuh upaya untuk menjaga kebersihan.
Sinergi untuk Perubahan
Saya sangat mengapresiasi respons positif dari Wali Kota dan Sekretaris Kota, Bapak Edwin Roring. Beliau menegaskan bahwa masalah sampah plastik adalah prioritas utama dan akan segera berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menindaklanjutinya.
Bagi saya, tugas di BPPD bukan sekadar soal angka kunjungan turis, tapi tentang bagaimana kita mewariskan kota yang hijau, bersih, dan asri untuk generasi mendatang.
Mari kita kawal bersama Tomohon yang lebih hebat!
![]() |
| BPPD bersama walikota dan sekot kota Tomohon |
Read more about my international activities


Komentar
Posting Komentar